Jam

Sabtu, 29 Oktober 2016

PSIKOLOGI DAN INTERNET DALAM LINGKUP TRANSPERSONAL (Global Brain dan Peran Internet)



PSIKOLOGI DAN INTERNET DALAM LINGKUP TRANSPERSONAL

(Global Brain dan Peran Internet)



Global brain adalah konseptualisasi dari jaringan di seluruh dunia yang terbentuk oleh semua orang diplanet ini bersama-sama dengan teknologi informasi dan komunikasi yang menghubungkan mereka menjadi cerdas, sistem yang mengatur dirinya sendiri. Sebagai internet menjadi lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih menyeluruh, semakin mengikat kita bersama-sama kedalam sistem pengolahan informasi tunggal, yang berfungsi seperti sistem saraf untuk planet Bumi. Kecerdasan jaringan ini berfokus kolektif atau didistribusikan : Tidak terpusat atau lokal dalam setiap individu tertentu, organisasi atau sistem komputer. Ini bukan muncul dari jaringan dinamis interaksi antara komponen-komponennya, properti khas dari sistem adaptif yang kompleks ,The World Wide Web ( WWW ) pada khususnya menyerupai organisasi otak dengan halaman webnya ( memainkan peran yang mirip dengan neuron ) yang terhubung oleh hyperlink (memainkan peran yang mirip dengan sinapsis), bersama-sama membentuk jaringan asosiatif sepanjang informasi menyebar.

            Kemudahan akses internet apabila tidak diawasi penggunaannya akan berakibat fatal, karena bisa saja informasi-informasi yang kurang baik atau bahkan informasi yang salah bisa diakses oleh orang-orang yang tidak bisa menyaring informasi tersebut kemudian mempunyai dampak yang besar tidak hanya bagi dirinya tapi juga bagi orang lain disekitarnya.

Apabila ditinjau dari segi positif terhadap psikologis seseorang internet mempunyai dampak sebagai berikut:
 a.       Membuat masyarakat menjadi lebih inovatif dan kreatif karena mudahnya akses informasi   yang diberikan internet.
b.      Membuat masyarakat lebih sadar mengenai hal-hal yang terjadi disekitarnya.
 c.       Mengikis kesenjangan informasi antara masyarakat desa dan kota, karena masyarakat desa pun kini bisa mengakses informasi yang sama dengan masyarakat yang ada di perkotaan.

Sedangkan efek negatif yang diberikan internet dilihat dari psikologisnya adalah sebagai berikut:
a.       Mengikis kecintaan masyarakat kepada budaya aslinya, akses mudah yang diberikan  
    internet mengenai dunia luar bisa mempengaruhi kebudayaan suatu masyarakat.
b.       Mempengaruhi pola pikir masyarakat menjadi sekularisme.
c.      Merusak moral mayarakat dengan banyaknya situs porno dan perjudian.

                  Peran internet sebagai mediasi yang memungkinkan terbentuknya berbagai model atau kondisi consciousness dan dapat pula mendorong terbentuknya collective unconsciousness.


a.     Mediasi
Mediasi adalah upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang netral, yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan yang membantu pihak-pihak yang bersengketa mencapai penyelesaian (solusi) yang diterima oleh kedua belah pihak. Mediasi disebut emergent mediation apabila mediatornya merupakan anggota dari sistem sosial pihak-pihak yang bertikai, memiliki hubungan lama dengan pihak-pihak yang bertikai, berkepentingan dengan hasil perundingan, atau ingin memberikan kesan yang baik misalnya sebagai teman yang solider.
 b.     Model of Consciousness
Model of Consciousness adalah penjelasan teoritis yang menghubungkan antara bagian  kesadaran dalam otak manusia dan fenomena kesadaran. Model of consciousneess antara lain:
-      Global Workspace Models, dikemukakan oleh Baars (1988)
-      Multiple Draft Theory, dikemukakan oleh Daniel Dennett (1991)
-      The Dynamic Core, dikemukakan oleh Tononi and Edelman (1998)
-      Information Integration dikemukakan oleh Tononi (2004)
-      Thalamocortical rhythms dikemukakan oleh Llinas, Ribary, Contreras & Pedroarena (1998)
-      Coalitions of Neurons dikemukakan oleh Crick and Koch (1990)
-      Field Models dikemukakan oleh Kinsbourne (1988)
-      Meskipun teori mengenai model of consciousness sangat beragam, namun benang merrah dari semua pendekatan yang beragam tersebut adalah mempelajari korelasi antara aktivitas otak dan aspek kesadaran manusia.
 c.    Collective Unconsciousness
Adalah bagian dari psikoanalisis yang dikemukakan oleh Carl Jung, collective unconsciousness adalah bagian dari unconscious mind yang terdapat di dalam manusia dan semua bentuk kehidupan yang memiliki sistem saraf, dan menjelaskan bagaimana struktur dari psyche secara otomatis mengorganisir berbagai macam pengalaman.

Kesimpulan

Internet mempunyai peran yang besar sebagai mediator dalam terbentuknya berbagai model consciousness & mendorong terbentuknya collective unconsciousness, hal ini disebabkan oleh kemudahan yang diberikan internet kepada setiap individu untuk mengakses berbagai macam informasi dari seluruh dunia sehingga memungkinkan untuk lahirnya berbagai model consciousness karena literatur menganai model consciousness dapat ditemukan dengan mudah. Dengan munculnya berbagai model consciousness karena literatur yang mudah didapat tentu saja akan menggiring pengguna internet secara tidak sadar mengorganisir berbagai macam pengalaman yang didapatnya melalui internet, atau kita sebut sebagai collective unconsciousness.


Sumber:

No
Nama
NPM
JobDesk
Url
1.
Ferradwitaniary Joana M.N
12515640
Mencari materi
2.
Mahdiyyah Ulfah
13515989
Mencari materi dan editing
3.
M.Bagas Amanah F
14515539
Mencari materi
4.
Siti Fatimah
16515607
Mencari materi
 sitifatimah32.blogspot.co.id
5.
Valentina Dumaris
16515998
Mencari materi
valentinadumaris.blogspot.com