#SIP KOMPUTER DAN KOGNISI MANUSIA
Perkembangan teknologi informasi sangat pesat jika dibandingkan dengan teknologi lainnya. Hal ini didorong oleh pesatnya perkembangan dalam dunia elektronika, terutama perangkat keras komputer dan pendukungnya.
Untuk saat ini teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, penulis akan mebahas mengenai :
ARSITEKTUR KOMPUTER
Arsitektur komputer terdiri atas :
* Sarana input, berfungsi untuk memasukan ke memori, yang dapat dilakukan melalui keyboard.
* Sarana output, berfungsi untuk menampilkan hasil pemrosesan. Dapat melalui layar monitor untuk pengeluaran lunak, dan printer untuk pengeluaran keras.
* CPU (Central Processing Unit), merupakan bagian terpenting dalam perangkat komputer karena CPU mempunyai peranan dalam mengendalikan bagian-bagian lain dalam komputer, serta mengubah input menjadi output. CPU merupakan otak yang menggerakkan, mengatur, dan mengoordinasikan semua oprasi yang dilakukan oleh komputer. CPU terdiri atas control unit dan ALU (Arithmetic Logic Unit). Menurut model ini, memori dianggap bukan bagian dari CPU, sementara ada ahli lain yang memasukkan memori ke dalam bagian CPU. Control unit berperan menggerakkan semua bagian dalam komputer supaya dapat bekerja sama dalam suatu sistem. ALU (arithmetic logic unit) merupakan bagian yang menjalankan fungsi oprasi perhitungan dan logika.
* Control Unit : bagian dari CPU.
* ALU (arithmetic logic unit) : bagian dari CPU .
* Memori : sarana penyimpanan primer untuk menyimpan semua perangkat lunak yang digunakan dalam mengoprasikan komputer, dan sebagian lain untuk menyimpan data yang dimasukkan melalui input.
* Sarana penyimpanan eksternal : berfungsi untuk menampung data atau informasi jika sarana penyimpanan primer sudah tidak dapat menampungnya. Sarana penyimpanan eksternal dapat berupa floppy disk, cd, flash disk atau hard disk.
Kelebihan Arsitektur Komputer :
* Peran CPU pada komputer yang kompleks dan penting, yaitu : mengendalikan bagian-bagian lain dalam komputer, serta mengubah input menjadi output, serta berperan menggerakkan semua bagian dalam komputer supaya dapat bekerja sama dalam suatu sistem.
* Terdapat sarana penyimpanan eksternal yang berfungsi menampung data jika sarana penyimpanan primer sudah tidak dapat menampungnya.
* Bisa digunakan oleh banyak pengguna (multi user).
* Dapat membuka aplikasi dalam waktu bersamaan dengan aplikasi lainnya.
Kekurangan Arsitektur Komputer :
* Sarana penyimpanan (memory) yang terbatas.
* Terdapat masa (Waktu) dalam penggunaan komputer.
* Membutuhkan daya listrik untuk mengoperasikannya.
* Membutuhkan biaya yang cukup mahal untuk perawatan komputer.
* Tidak mampu membuat kesimpulan.
* Harus dikendalikan manusia.
STRUKTUR KOGNISI MANUSIA
Anderson (dalam Hastajarjo, 1994) menyatakan bahwa kognisi manusia memilih apa yang akan diproses. Dari alternatif-altematif yang tersedia, sistem kognisi manusia akan memilih untuk melakukan sesuatu dan . tidak melakukan yang lainnya.
Satu teori tentang kontrol kognisi yang secara psikologis realistis adalah satu teori yang mengakui dua sisi kognisi, yakni (a) sisi kognisi yang lebih dikendalikan oleh stimulus (data-driven) atau yang dimulai dari data dan berkelanjutan pada level-level yang lebih tinggi (bottom-up), dan (b) sisi kognisi yang lebih dikendalikan oleh tujuan (goal-directed, conceptually-driven) atau yang mencoba mencocokkan struktur-struktur tingkat tinggi dengan data (topdown)
Struktur Kognisi Manusia :
* Input : yaitu proses asimilasi dari lingkungan atau stimulasi yang masuk ke dalam reporter-reporter pancaindra
* Proses : yaitu pekerjaan otak untuk mentransferasikan informasi atau stimulasi dalam cara yang beragam.
* Output : yaitu hasil yang berbentuk tingkah laku.
Kelebihan Struktur Kognisi Manusia :
* Kapasitas sarana penyimpanan informasi (memory) yang tidak terbatas.
* Dapat berkembang pesat dalam proses pembelajaran.
* Fleksibel.
* Pusat kontrol dari manusia dalam segala hal, yaitu : proses berfikir, proses menyimpan dan memanggil kembali informasi, dan berbagai proses mental lainnya.
* Mampu mengenali pola-pola, membuat kesimpulan, mempelajari bahasa.
Kekurangan Struktur Kognisi Manusia :
* Dibutuhkan proses pembelajaran untuk mengoptimalkan kerja kognisi.
* Dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti faktor lingkungan.
* Meskipun kapasitas penyimpanan informasi (memory) tidak terbatas, diperlukan proses pembelajaran untuk terus mengingat-ingat informasi agar tidak hilang (atau lupa).
KAITAN ANTARA ARSITEKTUR KOMPUTER DENGAN STRUKTUR KOGNISI MANUSIA
Komputer dan kognisi manusia memiliki persamaan dalam mengolah informasi. Jika dikaitkan, komputer dan kognisi manusia sama-sama megolah informasi yang nantinya akan dijadikan sebuah hasil atau produk. Namun, kognisi manusia memiliki peran yang lebih penting. Untuk mengoperasikan kerja komputer, dibutuhkan tenaga manusia yang tentunya membutuhkan kerja kognitif untuk melakukan suatu hal. Penggambaran sederhana dari proses kerja komputer, diamati dari proses kognitif manusia.
DAFTAR PUSTAKA :
Hastjarjo, D. (1994). Arsitektur kognisi manusia menurut teori act*. Jurnal Buletin Psikologi, 1, 1-6.
Soeryana, T., Koesheryatin. (2014). Aplikasi internet menggunakan html, css, & javascript. Jakarta : PT Elex Media Komputindo.
Susanto, A. (2014). Perkembangan anak usia dini : Pengantar dalam berbagai aspeknya edisi pertama. Jakarta : Katalog Dalam Terbitan.
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fwww.sciencedaily.com%2Fimages%2F2018%2F07%2F180711093119_1_540x360.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.sciencedaily.com%2Freleases%2F2018%2F07%2F180711093119.htm&docid=E8UkGdH8A7nkmM&tbnid=_uAOmhmrwRcpxM%3A&vet=10ahUKEwiFu_mf9f3dAhVEtI8KHbO3A2EQMwhZKBcwFw..i&w=540&h=360&safe=strict&bih=730&biw=1517&q=computer%20human&ved=0ahUKEwiFu_mf9f3dAhVEtI8KHbO3A2EQMwhZKBcwFw&iact=mrc&uact=8#h=360&imgdii=_uAOmhmrwRcpxM:&vet=10ahUKEwiFu_mf9f3dAhVEtI8KHbO3A2EQMwhZKBcwFw..i&w=540
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=http%3A%2F%2Fingenioer.au.dk%2Ftypo3temp%2F_processed_%2Fcsm_Picture3_b6df3234aa.jpg&imgrefurl=http%3A%2F%2Fingenioer.au.dk%2Fen%2Fcurrent%2Fnews%2Fview%2Fartikel%2Fbuilding-a-computer-like-a-human-brain-a-technological-revolution%2F&docid=8a2ITRxsh8LjTM&tbnid=ur5ESbkWgjbE1M%3A&vet=10ahUKEwino4X79P3dAhUP3Y8KHdq1APYQMwhhKBYwFg..i&w=731&h=600&safe=strict&bih=730&biw=1517&q=computer%20and%20human%20cognitive%20&ved=0ahUKEwino4X79P3dAhUP3Y8KHdq1APYQMwhhKBYwFg&iact=mrc&uact=8#h=600&imgdii=923Q0LkzSmDV7M:&vet=10ahUKEwino4X79P3dAhUP3Y8KHdq1APYQMwhhKBYwFg..i&w=731
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=http%3A%2F%2Fwww.tipsandarticles.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2016%2F02%2FJohn-Von-Neumann-Architecture.jpg&imgrefurl=http%3A%2F%2Fwww.tipsandarticles.com%2Fcomputer-architecture%2F&docid=Noh0bwHCooLgpM&tbnid=Ypt-hd2VVTGVuM%3A&vet=10ahUKEwii9c2w-P3dAhUbU30KHRg5Av4QMwhBKAgwCA..i&w=1882&h=1157&safe=strict&bih=675&biw=1517&q=computer%20architecture&ved=0ahUKEwii9c2w-P3dAhUbU30KHRg5Av4QMwhBKAgwCA&iact=mrc&uact=8







Tidak ada komentar:
Posting Komentar