Jam

Sabtu, 03 November 2018

#ARTIFICIAL INTELLIGENCE & EXPERT SYSTEM


#ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN EXPERT SYSTEM 







ARTIFICIAL INTELLIGENCE


a. Defnisi
  Artificial intelligence adalah suatu ilmu yang mempelajari cara membuat komputer melakukan sesuatu seperti yang dilakukan oleh manusia (Minsky dalam Kusrini, 2006).
  Artificial intelligence adalah kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang- dalam pandangan manusia, yaitu kecerdasan (Simon dalam Kusrini, 2006).
  Artificial intelligence adalah sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia (Rich dan Knight dalam Kusrini, 2006).

b. Sejarah 
  Istilah AI pertama kali dikemukakan pada tahun 1956 di konferensi Darthmouth. Walaupun istilah itu baru muncul pada tahun 1956, namun teori yang mengarah ke AI muncul sejak tahun 1941, diantaranya :
- Era komputer elektronik (1941)
  Ditemukannya pertama kali alat penyimpanan dan pemrosesan informasi yang disebut komputer elektronik. Penemuan ini menajdi dasar pengembangan program yang mengarah ke AI.
- Masa persiapan AI (1943-1956)
  Pada tahun 1943, Warren McCulloch dan Walter Pitts berhasil membuat saraf tiruan. Mereka menunjukan bahwa setiap fungsi dapat dihitung dengan suatu jaringan sel saraf dan bahwa hubungan logis dapat diimplementasikan dengan struktur jaringan yang sederhana.
  Pada rahun 1956, John McCarthy menyakinkan Minsky, Claude, Shannon, dan Nathainel Rochester untuk membatunya melakukan penelitian dalam bidang automata, jaringan saraf, dan pembelajran intelegensia. Hal ini menjadian McCarthy sebagai The Father of Artificial Intelligence.
- Awal perkembangan (1952-1969)
  Pada ahun 1958, McCarthy di lab AI MIT mendefiniskan bahasan pemrograman tingkat tinggi yaitu LISP, yang sekarang mendominasi program-program AI dan melanjutkan dengan membuat program yang dirancang untuk menggunakan pengetahuan dalam mencari solusi.
  Pada tahun 1959 program komputer General Problem Solver berhasil dibuat oleh Herbert A. Simon, J.C. Shaw dan Allen Newell.
  Pada tahun, 1963, program yang dibaut James Slagle mampu menyelesaikan masalah integral tertutup untuk mata kuliah Kalkulus.
  Pada tahun 1968, program alaogi buatan Tom Evan dapat menyelesaikan maslaah analogi geometri yang ada pada tes IQ.
- Perkembangan AI  melambat (1966-1974)
  Adanya beberapa kesulitan yang dihadapi seperti program yang hanya mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung sama sekali pengetahuan pada subjeknya, banyak terjadi kegagalan pada pembuatan program AI.
- Sistem berbasis pengetahuan (1969-1979)
  Pada tahun 1960an, Ed Feigenbaum, Bruce Buschanan, dan Joshua Lederberg merintis proyek DENDRAL.
- AI menjadi sebuah industry (1980-1988)
  Industralisasi AI diawali dengan ditemukannya sistem pakar yang dinamakan R1 yang mampu mengkonfigurasi sistem-sistem komputer baru. Program tersebut mulai dioperasikan di Digital Equipment Corporation (DEC), McDermott, pada tahun 1982. Pada tahun 1986, program ini telah berhasil menghemat US$ 40 juta per tahun.
Pada tahun 1988, kelompok AI di DEC menjalankan 40 sistem pakar. Hampir semua perusahaan besar di USA mempunyai divisi Ai sendiri yang menggunakan ataupun mempelajari sistem pakar. Booming industry Ai juga melibatkan perusahaan-perusahaan besar seperti Carnegie Group, Inference, IntelliCorp, dan Technoledge yang menawarkan software tools untuk membangun sistem pakar. Perusahaan hardware seperti LISP Machines Inc., Texas Instruments, Symbolics, dan Xerox juga turut berperan dalam membangun workstation yang dioptimasi untuk pembangunan program LISP. Sehingga, perusahaan yang sejak tahun 1982 hanya menghasilkan beberapa juta US dollar per tahun meningkat menjadi 2 milyar US dollar per tahun pada tahun 1988.
- Kembalinya jaringan saraf tiruan (1986-sekarang)
  Meskipun bidang ilmu komputer menolak jaringan saraf tiruan setelah diterbitkannya buku ‘Perceptrons’ karangan Minsky dan Papert, tetapi para ilmuwan masih mempelajari bidang ilmu tersebut dari sudut pandang yang lain, yaitu fisika. Ahli fisika seperti Hopfield (1982) menggunakan teknik-teknik mekanika statistika untuk menganalisa sifat-sifat penyimpanan dan optimasi pada jaringan saraf. Para ahli psikolog, David Rumhelhart dan Geoff Hinton melanjutkan penelitian mengenai model jaringan saraf pada memori. Pada tahun 1985-an sedikitnya empat kelompok riset menemukan algoritma Back-Propagation. Algoritma ini berhasil diimplementasikan ke dalam ilmu bidang komputer dan psikologi.

Berikut adalah video yang menjelaskan bagaimana proses dari Artificial Intelligence :

https://www.youtube.com/watch?v=5J5bDQHQR1g&t=2s


EXPERT SYSTEM


a. Definisi
  Expert system adalah sistem aplikasi suatu omputer yang ditunjukan untuk membantu pengambilan keputusan atau pemecahan persoalan dalam bidang yang spesifik (Hayadi dan Rukun, 2016).
  Expert system adalah suatu cabang dari AI yang membuat penggunaan secara luas tentang knowledge yang khusus untuk penyelesaian masalah tingkat manusia yang pakar (Arhami dalam Hayadi dan Rukun, 2016).
  Expert system adalah aplikasi berbasis komputer yang digunakan untuk menyelesaikan masalah sebagaimana yang dipikirkan oleh pakar (expert). Pakar yang dimaksud adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh orang awam (Kusrini, 2008).

b. Sejarah 
  Menurut Kusrini (2006) ES mulai dikembangkan pada pertengahan tahun 1960-an oleh Artificial Intelligence Corporation. Periode oenelitian artificial intelligence ini didominasi oleh suatu keyakinan bahwa nalar yang digabung dengan komputer canggih akan menghasilkan prestari pakar atau bahkan manusia super. Suatu usaha ke arah ini adalah General Purpose Problem-Solver (GPS). GPS merupakan sebuah prosedur yang dikembangkan oleh Allen Newell, John Cloff Shaw, dan Herbert Alexander Simon dari Logic Theorist yang merupakan sebuah percobaan untuk menciptakan mesin yang cerdas.
  GPS sendiri merupakan sebuah predecessor menuju Expert System (ES). GPS berusaha untuk menyusun langkah-langkah yang dibutuhkan untuk mengubah situasi awal menjadi state tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
  pada pertengahan 1960-an, terjadi pergantian dari program serba bisa (general-purpose ke program yang spesialis (special-purpose) dengan dikembangkannya DENDRAL oleh E. Feigenbaum dari Universitas Standford dan kemudian diikuti oleh MYCIN.DENDRAL mengarah pada kondisi0kondisi berikut : GPS terlalu lemah untuk digunakan sebagai dasar untuk membangun ES yang berunjuk kerja tinggi. Pemecahan masalah manusia adalah baik hanya jika beroperasi dalam domain yang sangat sempit. ES harus di-update secara berkala untuk informasi baru. Update semacam ini dapat efisien apabila menggunakan representasi pengetahuan berbasis rule.
  Masalah yang kompleks membutuhkan pengetahuan yang banyak sekali tentang area masalah. Pada pertengahan 1970-an, beberapa ES  mulai muncul. Sebuah pengetahuan kunci yang dipelajaru saat itu adalah Kekuatan dari ES berasalh dari pengetahuan spesifik yang dimilikinya, bukan dari formalism-formalisme khusus dan pola penarikan kesimpulan yang digunakannya.
  Awal 1980-an, teknologi ES yang mula-mula dibatasi oleh suasana akademis mulai muncul sebagai aplikasi komersil, khususnya XCON, XSEL (dikembangkann dari R-1 pada Digital Equipment Corp.) dan CATS-1 (dikembangkan oleh General Electric).
  ES untuk melakukan diagnosis kesehatan telah dikembangkan sejak pertengahan tahun 1970. ES untuk melakukan diagnosis pertama dibuat oleh Bruce Buchanan dan Edward Shortlilfe di Standford University. Sistem ini diberi nama MYCIN (Heckerman dalam Kusrini, 2006).
  MYCIN merupakan program interaktif yang melakukan diagnosis penyakit meningitis dan infeksi bacremia serta memberikan informasi terapi antimikrobia. MYCIN mampu memberikan penjelasan atas penalarannya secara detail. Dalam memberikan uji coba, dia mampu menunjukkan kemampuan seperti seorang spesialis. Meskipun MYCIN tidak pernah digunakan secara rutin oleh dokter, MYCIN merupakan refrensi yang bagus dalam penelitian kecerdasan buatan (artificial intelligence) lainnya.

c. Hubungan Artificial Intelligence dengan Kognisi Manusia

  Hubungan artificial intelligence dengan kognisi manusia menurut penulis adalah terletak pada bagaimana pemrosesan saat menerima dan mengolah sebuah stimulus (atau informasi). Jika kita dapat menjelaskan bagaimana manusia berfikir, maka kita dapat pula membuat komputer pintar yang bekerja untuk kita. Memahami bagaimana kita menyimpan dan memanggil kembali suatu informasi akan membantu kita dalam melihat bagaimana proses kerjanya suatu kecerdasan buatan.

d. Expert System :
* ELIZA
ELIZA adalah suatu komputer yang bisa menanggapi manusia dengan menggunakan bahasa sehari-hari. ELIZA dikenalkan oleh Joseph Weizenbaum dari MIT pada tahun 1966.  Tujuan dari pembuatan program ini adalah untuk meniru pembicaraan antara seorang psikolog dan pasiennya yang dimana Eliza berperan sebagai psikoterapis dan memberikan saran dan nasihat tentang masalah penggunanya.  (Matthews, 2005).

* PARRY
PARRY adalah suatu komputer yang berusaha untuk mensimulasikan seseorang yang menunjukkan skizofrenia paranoid. Komputer bertindak sebagai psikiater untuk mengumpulkan data pasien selama terapi terapeutik. PARRY menggunakan pemrosesan bahasa alami dan kegunaannya terbatas. PARRY dibuat oleh Kenneth Colby dari Standford University (Nyuyen, Tojo, Nguyen, dan Trawisnki, 2017).

* NETtalk
NETtalk merupakan hasil penelitian Terrence Sejnowski dan Charles Rosenberg pada pertengahan 1980 mengenai jaringan saraf tiruan. NetTalk adalah sebuah program yang berdasarkan pada jaring-jaring neuron dengan membaca tulisan dan mengucapkannya keras-keras. NetTalk membaca keras-keras dengan cara mengkonversi tulisan menjadi fonem-fonem, unit dasar dari suara sebuah bahasa. Hal ini mengungkapkan bahwa belajar membaca melibatkan mekanisme kompleks yang banyak melibatkan bagian dari otak manusia. Sistem ini memiliki tiga lapisan yaitu: lapisan input (setiap unit merespon tulisan), lapisan output (unit menampilkan ke 55 fonem dalam bahasa inggris) dan lapisan unit tersembunyi (setiap unit ditambahkan koneksinya pada setiap input maupun output). NETtalk didasarkan pada sistem sintaks pidato komersial DECtalk. Sistem pakar dirancang oleh tim linguistik besar yang bekerja di proyek ini selama lebih dari satu decade (Riba, 1993).



DAFTAR PUSTAKA
Kusrini. (2006). Sistem pakar, teori dan apliaksi. Yogyakarta : Penerbit ANDI.
Hayadi, D., & Rukun, K. (2016). What is expert system. Yogyakarta : Deepublish.
Kusrini. (2008). Aplikasi sistem pakar menentukan faktor kepastian pengguna dengan metode kuantifikasi pertanyaan. Yogyakarta : Penerbit ANDI.
Matthews, R. (2005). 25 gagasan besar sains yang mengubah dunia kita. Jakarta : Serambi Ilmu Semesta.
Nguyen, N. T., Tojo, S., Nguyen, L. M., & Trawinski, B. (2017). Intteligent information and database systems. Switzerland : Springer.
Riba, S. P. D. L. (1993). Workshop on language, cognition and computation. Barcelona : Institut D’estudis Catalans Press.

https://evangelinosite.wordpress.com/2017/09/28/artificial-intelligence-definisi-sejarah-dan-contoh-kecerdasan-buatan/
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fweblizar.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2017%2F03%2FArtificial-intelligence-changed-seo.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Ftowardsdatascience.com%2Fartificial-intelligence-fundamentals-making-machine-intelligent-d3f28f236c7&docid=IIjtvmOvliM5uM&tbnid=wS3u2V_8KqpboM%3A&vet=10ahUKEwj9wLnMzLjeAhXBOI8KHVZ_D98QMwhFKA4wDg..i&w=892&h=431&safe=strict&bih=675&biw=1517&q=artificial%20intelligence%20&ved=0ahUKEwj9wLnMzLjeAhXBOI8KHVZ_D98QMwhFKA4wDg&iact=mrc&uact=8
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fimage.slidesharecdn.com%2Fintroductionandarchitectureofexpertsystem-150331103314-conversion-gate01%2F95%2Fintroduction-and-architecture-of-expert-system-9-638.jpg%3Fcb%3D1427816060&imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.slideshare.net%2Fpremdeshmane%2Fintroduction-and-architecture-of-expert-system&docid=ntS3rzn0QEBRzM&tbnid=KMXH5BMZEAbtPM%3A&vet=10ahUKEwivjsvvzLjeAhXEK48KHcyLAboQMwh7KC8wLw..i&w=638&h=479&safe=strict&bih=675&biw=1517&q=expert%20system&ved=0ahUKEwivjsvvzLjeAhXEK48KHcyLAboQMwh7KC8wLw&iact=mrc&uact=8

Tidak ada komentar:

Posting Komentar