Jam

Sabtu, 03 November 2018

#SISTEM INFOMASI MANAJEMEN & SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN

#SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN





SISTEM INFORMASI MANAJEMEN


a. Definisi Sistem Informasi Manajemen
  Sistem informasi manajemen adalah sistem berbasis komputer yang membuat informasi tersedia bagi para pengguna yang memiliki kebutuhan serupa (Raymond Mcleod, Jr, dan George P. Schell dalam Djahir dan Pratita, 2015).
  Sistem informasi manahemen adalah serangkaian subsistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mempu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna mengingkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat majager atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan (George M. Scoot dalam Djahir dan Pratita, 2015).
  Sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyampaikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi (Radan Sanjoyo dalam Djahir dan Pratita, 2015).
  Sistem informasi manajemen adalah suatu kelompok orang, seperangkat pedoman dan petunjuk, peralatan mengolah data (seperangkat elemen) yang memilih, menyimpan, mengolah, dan mengambil data kembali (mengoperasikan data dan barang) untuk mengurangi ketidakpastian pada pengambilan keputusan (mencari tujuan bersama) dengan menghasilkan informasi untuk manajer pada waktu mereka dapat menggunakannya dengan paling efisien (menghasilkan informasi menurut waktu rujukan (Joel E. Ross dalam Djahir dan Pratita, 2015).
 
b. Konsep Sistem Informasi Manajemen
  Konsep dasar sistem informasi manajemen akan selalu berhubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan jalannya sistem informasi manajemen itu sendiri. Konsep sistem informasi maajemen tidak lepas dari hal-hal yang berhubungan dengan informasi, sistem, pengorganisasian, manusia, dan pengambilan keputusan yang masing-masing dari hal tersebut akan saling terkait satu sama lain. Tujuan dari sistem informasi manajemen secara umum adalah intuk menghasilkan informasi yang membantu manajeen secara keseluruhan. Informasi bisa diperoleh dari data-data yang telah diolah oleh sistem,

Terdapat konsep sistem informasi manajemen, diantaranya :
- Ada data yang akan diolah
- Ada instrumen untuk mengolah data tersebut
- Ada mekanisme dalam pengolahan data
- Data yang telah diolah akan menjadi informasi
- Informasi disajikan kepada pengguna
- Pengguna informasi akan menggunakan sesuai tujuannya.


c. Model Sistem Informasi Manajemen
  Menurut Sutabri (2012) manajemen informasi membutuhkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang akan dilakukan. Sumber informasi untuk pengambilan keputusan manajemen bisa didapatkan dari informasi eksternal dan informasi internal. Informasi internal dapat diperoleh dari sistem informasi yang berupa hasil pengolahan data elektronik (PDE) atau non-PDE.
  Dibawah ini terdapat beberapa model-model dari sistem informasi manajemen, yaitu :
- Sistem informasi akuntansi
- Sistem informasi pemasaran
- Sistem informasi manajemen persediaan
- Sistem informasi personalia
- Sistem informasi distribusi
- Sistem informasi pembelian
- Sistem informasi kekayaan
- Sistem informasi analisis kredit
- Sistem informasi penelitian dan pengembangan
- Sistem informasi teknik
  Semua sistem informasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada semua tingkat manajemen, mulai maanjemen tingkat bawah, manajemen tingkat menengah, hingga manajemen tingkat atas.

 
SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN



a. Definisi Sistem Penunjang Keputusan
  Sistem penunjang keputusan adalah sekumpulan prosedur berbasis model untuk data manager mengambil keputusan (Little dalam Wiranti dan Safitri, 2018).
  Sistem penunjang keputusan adalah sistem yang interaktif, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusna untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun tidak terstruktur (Man dan Watson dalam Wiranti dan Safitri, 2018).
  Sistem penunjang keputusan adalah sistem yag berkemampuan mendukung analisis data dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa (Moore dan Chang dalam Wiranti dan Safitri, 2018).
  Sistem penunjang keputusan adalah sebuah sistem yang menyediakan kemampuan untuk penyelesaian masalah dan komunikasi untuk permasalahan yang bersifat semi-terstruktur (Raymond McLeod dan Jr dalam Wiranti dan Safitri, 2018).
 
b. Konsep
  Sistem pendukung keputusan merupakan sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, dan pemanipulasian data. Sistem itu digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi yang semiterstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, di mana tak seorang pun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat. Dalam sistem penunjang keputusan, sistem yang digunakan oleh pengguna untuk mendukung keputusan yang akan diambil dengan memanfaatkan data dan model serta diolah secara sistematis yang berbasis komputer untuk menyelesaikan permasalahan.
 
c. Model
  Karekteristik utama dari sistem penunjang keputusan adalah adanya kemampuan pemodelan.  Model adalah representasi sederhana atau penggambaran dari kenyataan. 
  Terdapat 3 jenis model dalam sistem penunjang keputusan
- Iconic (Scale). Replika fisik dari sistem, biasanya dalam skala tertentu dari bentuk aslinya. GUI pada OOPL adalah contoh dari model ini.
- Analog. Tak seperti sistem yang sesungguhnya tetapi berlaku seperti itu. Lebih abstrak daripada model Iconic dan merupakan representasi simbolis dari kenyataan. Contoh: bagan organisasi, peta, bagan pasar modal, speedometer. 
- Matematis (Kuantitatif). Kompleksitas hubungan dalam sistem organisasi tak dapat direpesentasikan dengan Iconic atau Analog, karena kalau pun bisa akan memakan waktu lama dan sulit. Analisis sistem penunjang keputusan menggunakan perhitungan numerik yang dibantu dengan model matematis atau model kuantitatif lainnya.


PERANAN SIM DAN SPK DALAM MEMECAHKAN MASALAH DI BIDANG PSIKOLOGI


  Peranan SIM dan SPK dalam memecahkan masalah di bidang psikologi adalah dalam pengambilan keputusan. Keputusan dibuat untuk memecahkan masalah. Sistem pengambilan keputusan ini dapat menyediakan informasi pemecahan masalah maupun kemampuan komuinkasi dalam memecahkan masalah.
Sebelum pengambilan keputusan, dilakukan juga planning guna merencakanan strategi yang efisien, controlling, kemudian membuat keputusan.

DAFTAR PUSTAKA
Djahir, Y., & Pratita, D. (2015). Bahan ajar sistem informasi manajemen. Yogyakarta : Deepublish Publisher.
Sutabri, T. (2012). Analisis sistem informasi. Yogyakarta : Penerbit ANDI.
Wiranti, F., & Safitri, R. (2018). Studi kasus sistem penunjang keputusan : Membahas metode saw dan topsis. Malang : Universitas Ma Chung.
Power point ajar Ika Amalia Staff  Universitas Gunadarma

http://nichonotes.blogspot.com/2017/12/konsep-dasar-sistem-informasi-manajemen.html
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https%3A%2F%2F3.bp.blogspot.com%2F-uQXVICNj7Sk%2FWYKgVNNy6aI%2FAAAAAAAAEUE%2F8YVPX1JO5k8VrpP3VyU5A6hAyJ1a7lbcQCLcBGAs%2Fs1600%2Fpengertian-sistem-informasi-manajemen.png&imgrefurl=http%3A%2F%2Fwww.sistem-informasi.xyz%2F2017%2F08%2Fpengertian-sistem-informasi-manajemen.html&docid=glwYW7NhnK60yM&tbnid=LmNr598uuFcj_M%3A&vet=10ahUKEwjD3-voyrjeAhUOTI8KHcl-DD0QMwh9KDMwMw..i&w=310&h=299&safe=strict&bih=675&biw=1517&q=sistem%20informasi%20manajemen&ved=0ahUKEwjD3-voyrjeAhUOTI8KHcl-DD0QMwh9KDMwMw&iact=mrc&uact=8#h=299&imgdii=5J8ijBaM8ugjdM:&vet=10ahUKEwjD3-voyrjeAhUOTI8KHcl-DD0QMwh9KDMwMw..i&w=310
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https%3A%2F%2F3.bp.blogspot.com%2F-uQXVICNj7Sk%2FWYKgVNNy6aI%2FAAAAAAAAEUE%2F8YVPX1JO5k8VrpP3VyU5A6hAyJ1a7lbcQCLcBGAs%2Fs1600%2Fpengertian-sistem-informasi-manajemen.png&imgrefurl=http%3A%2F%2Fwww.sistem-informasi.xyz%2F2017%2F08%2Fpengertian-sistem-informasi-manajemen.html&docid=glwYW7NhnK60yM&tbnid=LmNr598uuFcj_M%3A&vet=10ahUKEwjD3-voyrjeAhUOTI8KHcl-DD0QMwh9KDMwMw..i&w=310&h=299&safe=strict&bih=675&biw=1517&q=sistem%20informasi%20manajemen&ved=0ahUKEwjD3-voyrjeAhUOTI8KHcl-DD0QMwh9KDMwMw&iact=mrc&uact=8#h=299&imgdii=LmNr598uuFcj_M:&vet=10ahUKEwjD3-voyrjeAhUOTI8KHcl-DD0QMwh9KDMwMw..i&w=310
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=https%3A%2F%2F1.bp.blogspot.com%2F-wPJUSb6flx4%2FWckyRB-JYFI%2FAAAAAAAABxc%2FmARgr24IojwaSS8oOcK_oV0ipfnofMxMACLcBGAs%2Fs700%2Fdss.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.ilmuskripsi.com%2F2016%2F05%2Fdecision-support-systems.html&docid=8T9SKX_8tMxpJM&tbnid=0GhkSIyYnUqk8M%3A&vet=10ahUKEwiNmeW0y7jeAhUDpY8KHf-bDjwQMwg9KAcwBw..i&w=554&h=584&safe=strict&bih=675&biw=1517&q=decision%20support%20system&ved=0ahUKEwiNmeW0y7jeAhUDpY8KHf-bDjwQMwg9KAcwBw&iact=mrc&uact=8#h=584&imgdii=0GhkSIyYnUqk8M:&vet=10ahUKEwiNmeW0y7jeAhUDpY8KHf-bDjwQMwg9KAcwBw..i&w=554

Tidak ada komentar:

Posting Komentar