Jam

Sabtu, 03 November 2018

#DATABASE

#DATABASE


 
  Database adalah sebuah software khusus yang didesain dan digunakan oleh user atau pihak lainnya seperti penyedia jasa pemrograman lain. Fungsi utama sebuah server database adalah menangani manajemen data. Sedangkan kewajiban utama database adalah menyediakan antarmuka (interface) kepada user untuk membuat database, dan mengolahnya (mencari, menghapus, dan mengedit).
 
a. Sejarah Database
Secara singkat, sejarah database terbagi atas beberapa perkembangan :
Tahun 1960
  Dari awal penggunaan komputer, penyimpanan dan manipulasi data merupakan focus utama aplikasi. Pada awal tahun 1960, Charles Bachman diperusahaan General Electric mendesain generasi pertama DBMS yang disebut Penyimpanan Data Terintegrasi (Integrated Data Store). Dasar untuk model data jaringan dibentuk lalu distandardisasi oleh Conference on Data System Language (CODASYL). Kemudian, Bachman menerima ACM Turing Award (Penghargaan semacam nobel pada ilmu komputer ) di tahun 1973.
  Pada akhir tahun 1960-an, IBM mengembangkan system manajemen informasi (Information Manajemen System) DBMS. IMS dibentuk dari representasi data pada kerangka kerja yang disebut model data hierarki. Dalam waktu yang sama, hasil kerja sama antara IBM dengan perusahaan penerbangan Amerika mengembangkan system SABRE. System SABRE memungkinkan user mengakses data yang sama pada jaringan computer.

Tahun 1970
  Pada tahun 1970, Edgar Codd di laboratorium penelitian di San Jose mengusulkan suatu representasi data baru yang disebut model data relational. Pada tahun 1980, model relasional menjadi paradigm DBMS paling dominan. Bahasa query SQL dikembangkan untuk basisdata relasional sebagai bagian proyek Sistem R dari IBM. SQL di standardisasi di akhir tahun 1980 dan SQL-92 diadopsi oleh American National Standards Institute (ANSI) dan International Standards Organization (ISO). Program yang digunakan untuk eksekusi bersamaan dalam basisdata disebut transaksi. User menulis programnya, dan bertanggung jawab menjalankan program secara bersamaan terhadap DBMS. Pada tahun 1999, James Gray memenangkan Turing award untuk kontribusinya pada manajemen transaksi dalam DBMS.

Tahun 1980
  Pada akhir tahun 1980 dan permulaan tahun 1990, banyak bidang system basisdata dikembangkan. Penelitian dibidang basisdata meliputi bahasa query yang powerful, model data yang lengkap, dan penekanan pada dukungan analisis data yang kompleks semua bagian organisasi. Beberapa vendor (misalnya IBM, DB2, Oracle8, dan Informix UDS) memperluas sistemnya dengan kemampuan menyimpan tipe data baru misalnya image dan text serta kemampuan query yang kompleks. System khusus dikembangkan banyak vendor untuk membuat data warehouse dan mengonsolidasi data beberapa basisdata.
  Suatu fenomena menarik adalah munculnya enterprice resource planning (ERP) dan management resource planning (MRP), yang menambah lapisan substansial dari fitur berorientasi aplikasi pada DBMS utama. Paket yang digunakan secara luas meliputi Baan, Oracle, PeopleSoft, SAP, dan Siebel. Paket tersebut mengidentifikasi kumpulan tugas umum (misalnya manajemen inventori, perencanaan sumber daya manusia, dan analisis keuangan) yang dihadapi oleh sejumlah besar organisasi dan menyediakan lapisan aplikasi umum untuk melaksanakan tugas. Data disimpan dalam DBMS relasional. Kemudian, lapisan aplikasi dapat disesuaikan pada perusahaan berbeda sehingga biaya keseluruhan perusahaan menjadi lebih rendah disbanding biaya pembuatan lapisan aplikasi dari awal. Lebih jauh, DBMS memasuki dunia internet. Saat generasi pertama, web site menyimpan datanya secara ekskulisif dalam file system operasi. Pada saat ini, DBMS dapat digunakan untuk menyimpan data yang dapat diakese melalui web browser. Query dapat dibuat melalui form web dan format jawabannya dengan menggunakan markup language semisal HTML untuk mempermudah tampilan pada browser. Semua vendor basisdata menambah fitur ini untuk DBMS mereka.

b. Komponen Database 
Komponen DBSM dibedakan menjadi lima komponen, yaitu :
- Hardware atau perangkas keras atau peranti keras
Hardware ini diperlukan oleh DBSM dan aplikasi. Contoh perangkat keras, antara lain seperti personal computer, notebook, mainframe, sampai sebuah jaringan komputer.
- Software atau jaringan lunak atau perangkat lunak.
Beberapa penggunaan software :
* Software untuk sistem operasi komputer, baik untuk PC biasa ataupun server.
Contoh : Windows, Unix, dan Linux.
* Software untuk basis data.
Contoh : Microsoft SQL, Oracle, dan MySqi.
* Software untuk pemrograman.
Contoh : Pada PC terdapat program Java.Net, Visual Basic, C, dan C++. Sedangkan pada Mainframe atau AS400 terdapat program Cobol, RPG, dan Fotran.
* Software untuk mengatur jaringan.
Contoh : SISCO.
- Data
Merupakan komponen terpenting DBSM karena data adalah penghubung antara komputer dengan manusia.
- Prodesur
Merupakan instruksi dan aturan yang menentukan perancangan dan pengginaan basis data, di mana pengguna sistem dan pengelola basis data memerlukan dokumentasi ini untuk menjalankan dan menggunakan sistem.
- Manusia, dimana peranannya dapat dibedakan menjadi beberapa fungsi sebagai berikut :
* Data dan Database Administrator, atau orang yang bertanggung jawab pada manajemen dan pengendalian basis data. Perbedaannya adalah Data Admninistrator (DA) bertanggung jawab untuk manajemen sumber daya data, yang mencakup perencanaan basis data, pengembangan, standar pemeliharaan, kebijakan, prosedur, dan desain basis data secara konseptual. DA berkonsultasi dengan para manajer senior dan meyakinkan mereka tentang dukungan basis data terhadap tujuan perusahaan. Sedangkan Database Administrator (DBA) bertanggung jawab untuk merealisasi fisik basis data yang mencakup integritas pengendalian, backup dan restore, pemeliharaan sistem operasional, dan memastikan dapat dipakai dengan baik.
* Databse Designer, dibedakan menjadi perancang basis data secara logka dan fisik. Perancang basis data secara logika berhubungan dengan identifikasi data, antara lain entitas dan atribut. Selain itu juga harus memahami proses bisnisnya. Sedangkan perancang basis data secara fisik berhubungan dengan bagaimana desain basis data tersebut dapat direalisasikan. Misalnya memetakan desain basis data logika ke dalam table, pemilihan metode akses agar kinerjanya baik, dan merancang beberapa ukuran keamanan yang diperlukan oleh data.
* Application Developers atau Progammer, merupakan tenaga ahli komputer yang berfungsi untuk mengambangkan program-program aplikasi yang diperlukan dalam manajemen basis data.
* End User, termasuk dalam kategori penggua akhir adalah pemilik sistem (enterprise). Para manager, supervisor, operator, pelanggan, dan sebagainya yang erlibat langsung dalam penggunaan basis data. End user ini dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu : Naïve Users dan Sophisticated Users.

c. Konsep 
  Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dengan menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakainya. SISTEM DATABASE adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

d. Struktur 
  Pengelolaan struktur database mencakup berpartisipasi dalam desain dan implementasi awal database serta mengendalikan dan mengelola perubahan-perubahan yang diperlukan.
Struktur database :
- Hierarchical
- Network
- Relational
- Object-oriented
- Multi-dimensional
  Hubungan antara berbagai elemen data terpisah yang disimpan dalam database didasarkan pada salah satu dari beberapa struktur atau model logis data. Software DBMS didesain untk menggunakan struktur data tertentu agar dapat memberi para pemakai akhir akses yang cepat dan mudah ke informasi yang disimpan dalam database.

e. Kelebihan dan Kekurangan Database 
Kelebihan :
- Terkontrolnya kerangkapan data  dan inkonsistensi
- Terpeliharanya keselarasan data
- Data dapat dipakai secara bersama-sama
- Memudahkan penerapan standarisasi
- Memudahkan penerapan batasan-batasan  pengamanan.
- Terpeliharanya intergritas data
- Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi
- Program / data independent

Kekurangan :
- Mahal dalam implementasinya
- Rumit/kompleks
- Penanganan proses recovery & backup sulit
- Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait



DAFTAR PUSTAKA
Indrajani. (2011). Perancangan basis data dalam all in 1. Jakarta : Elex Media.
Oktaviani. (2010). Shortcourse sql server 2008 express. Yogyakarta : Penerbit ANDI.
Power point ajar Rio Wirawan Staff  Universitas Gunadarma
http://mtechnology14.blogspot.com/2016/11/pengertian-dan-sejarah-data-base.html
https://books.google.co.id/books?id=cJJuDwAAQBAJ&pg=PA13&dq=sejarah+basisdata&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwi9w9LqnaHeAhVHVisKHdtMBVYQ6AEINTAC#v=onepage&q=sejarah%20basisdata&f=false
https://www.google.co.id/imgres?imgurl=http%3A%2F%2Fwww.phintraco.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2017%2F12%2Fshutterstockdatabase.jpg&imgrefurl=http%3A%2F%2Fwww.phintraco.com%2Fcara-mempertahankan-database-yang-lebih-aman%2F&docid=1mzTIUWql5jWfM&tbnid=TCSHUaSuCu9kNM%3A&vet=10ahUKEwjytIKeyrjeAhXJpI8KHRAXA7YQMwhAKAEwAQ..i&w=3099&h=2002&safe=strict&bih=730&biw=1517&q=database&ved=0ahUKEwjytIKeyrjeAhXJpI8KHRAXA7YQMwhAKAEwAQ&iact=mrc&uact=8

Tidak ada komentar:

Posting Komentar